05 Mar 2018 17:00

Kartu SIM Terblokir? Masih Ada Waktu Registrasi Ulang dengan Hal Ini

keluarga kokoh

http://www.psafe.com

SHARE:

Oleh: Tya Achni

Masa registrasi ulang kartu SIM memang telah berakhir 28 Februari 2018 lalu. Anda termasuk tim yang mana? Sudah melakukan registrasi atau belum. Jika belum, jangan sampai Anda terlena dan tidak mendaftarkan kartu. Sampai saat ini mungkin Anda belum merasakan dampaknya karena sanksi yang dikenakan hanya blokir telepon dan sms yang masuk saja. Tetap saja, sanksi ini akan menyulitkan Anda untuk berkomunikasi. Masa-masa tenggang ini hanya dapat Anda nikmati dua bulan saja.

Baca Juga: Ganteng dan Berkarisma, Ini 7 Artis Papa Idaman yang Bikin Gemas

Kemudian, jika tidak melakukan registrasi sampai 30 April 2018, maka pada 1 Mei 2018 dilakukan pemblokiran total. Dalam keadaan tersebut, Anda tidak dapat melakukan panggilan dan SMS keluar, tidak bisa menerima telepon dan SMS, serta tidak dapat menggunakan layanan data internet. Saatnya mengucapkan selamat tinggal pada nomor kesayangan.

itourvn.com

Agar tidak menghambat komunikasi sehari-hari, hal yang harus Anda lakukan adalah melakukan registrasi sebelum tenggat waktu akhir pemblokiran total pada 1 Mei 2018. Pastikan Anda memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang ada di KTP serta nomor KK (Kartu Keluarga). Meski SMS dan panggilan keluar telah diblokir, Anda masih tetap bisa SMS ke 4444. Bila mendaftar melalui SMS gagal, Anda bisa menuju gerai operator yang digunakan saat ini.

Namun jika mendaftar melalui gerai masih gagal juga, Anda bisa mengonfirmasikan data kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil). Karena data kependudukan yang gagal didaftarkan ada kemungkinan salah atau tidak cocok. Penyebab registrasi gagal, selain tidak sesuainya data kependudukan seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan kartu keluarga (KK) dengan database Dukcapil juga bisa disebabkan oleh nomor KK yang invalid. Misalnya terjadi saat kepala keluarga telah meninggal dunia atau saat keluarga tersebut pindah alamat tempat tinggal baru dan belum melaporkan kepindahannya.

pexels.com

Bentuk konfirmasinya tidak harus mendatangi kantor Dukcapil di wilayah masing-masing. Sebab Direktorat Jenderal Pelayanan Dukcapil membuka layanan pengaduan/pertanyaan terkait dokumen kependudukan seperti e-KTP, KK, dan Kartu Identitas Anak (KIA). Layanan tersebut bisa diakses melalui ‘Halo Dukcapil’ untuk mempermudah dan memperlancar masyarakat mendapatkan informasi dan menyelesaikan masalah dokumen kependudukan yang dibutuhkan. Salah satunya untuk keperluan registrasi kartu SIM prabayar.

Anda bisa memanfaatkan layanan ini dengan cara menelepon ke call center 08118005372 atau melalui e-mail callcenter.dukcapil@gmail.com. Bisa juga menghubungi via Facebook (Ditjen Dukcapil) atau Twitter (@ccdukcapil)

Baca Juga: Kartu SIM Terblokir? Masih Ada Waktu Registrasi Ulang dengan Hal Ini


"Bagikan artikel ini dengan keluarga Anda"

Sosial Media

keluarga kokoh
23 November 2016 08:30

Juara 1 Lomba Foto Ekspresi

keluarga kokoh
23 November 2016 08:30

Pemenang Lomba Foto Ekspresi Wisata Ke Bali

23 November 2016 08:20

Pemenang Lomba Foto Ekspresi Wisata Ke Bali

23 November 2016 08:19

Pemenang Lomba Foto Ekspresi Wisata Ke Bali

23 November 2016 08:18

Pemenang Lomba Foto Ekspresi Wisata Ke Bali