23 Feb 2018 18:00

Ternyata Indonesia Punya 6 Istana Negara yang Ada di Jawa dan Bali

keluarga kokoh

https://wikimedia.org

SHARE:

Oleh: Tya Achni

Selama ini kita mungkin hanya tahu ada dua istana kepresidenan di Indonesia, yaitu Istana Negara dan Istana Merdeka. Tapi ternyata bumi pertiwi ini punya enam istana kepresidenan yang tetap berfungsi sampai sekarang.

1. Istana Negara

http://www.indonesia-tourism.com

Istana ini berupa dua bangunan utama seluas 6,8 hektare dan terletak di antara Jalan Medan Merdeka Utara dan Jalan Veteran. Istana Negara mulai dibangun pada tahun 1796 dan selesai tahun 1804. Awalnya bangunan ini diperuntukkan sebagai rumah peristirahatan luar kota milik pengusaha Belanda, J A Van Braam. Saat ini Istana Negara dipakai untuk menyelenggarakan acara-acara kenegaraan, antara lain pelantikan pejabat-pejabat tinggi negara, pembukaan musyawarah dan rapat kerja nasional, kongres bersifat nasional dan internasional, dan jamuan kenegaraan.

2. Istana Merdeka

http://www.infomenia.net

Istana Merdeka dibangun pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal J.W. van Lansberge tahun 1873. Istana Merdeka jadi saksi sejarah penandatanganan naskah pengakuan kedaulatan Republik Indonesia Serikat (RIS) oleh Pemerintah Belanda pada 27 Desember 1949. Saat Bendera Merah Putih berkibar, ratusan ribu orang berteriak menyerukan “Merdeka!”. Sejak saat itulah istana ini dinamakan Istana Merdeka. Saat ini Istana Merdeka diperuntukkan untuk menyelenggarakan acara-acara kenegaraan, antara lain peringatan detik-detik Proklamasi, upacara penyambutan tamu negara, penyerahan surat-surat kepercayaan duta besar negara sahabat, dan pelantikan perwira muda TNI dan Polri.

3. Istana Bogor

http://www.indeksberita.com

Istana yang dibangun pada bulan Agustus 1744 dan berbentuk tingkat tiga ini dulunya bernama Buitenzorg atau Sans. Awalnya istana ini digunakan sebagai tempat peristirahatan, namun dengan berbagai perubahan yang dilakukan pada bangunannya seiring dengan berjalannya waktu, rumah peristirahatan ini pun berubah menjadi istana paladian dengan luas halaman mencapai 28,4 hektare dan luas bangunan 14.892 m². Istana ini sempat rusak parah pada tahun 1834 akibat gempa bumi karena meletusnya Gunung Salak. Lalu sejak tahun 1950, Istana Bogor mulai dipakai oleh pemerintah Indonesia dan resmi menjadi salah satu dari Istana Presiden Indonesia. Salah satu keunikan dari Istana Bogor adalah keberadaan rusa-rusa yang didatangkan dari Nepal yang tetap dijaga sampai hari ini.

Baca Juga: 5 Referensi Warna Cerah untuk Hunian. Anda Pilih yang Mana?

4. Istana Tampak Siring

https://lahkokbisa.blogspot.co.id

Berbeda dengan istana negara lainnya, Istana Tampak Siring dibangun setelah masa Indonesia merdeka. Istana Tampaksiring terletak di Desa Tampaksiring, Bali. Tampak artinya “telapak” dan siring artinya “miring”. Menurut legenda, nama itu berasal dari Raja Mayadenawa. Raja Mayadenawa ini adalah seorang raja yang memiliki sifat angkara murka. Saat Batara Indra mau menghukum Raja Mayadenawa, ia melarikan diri dengan memiringkan telapak kakinya agar jejak kakinya tidak dikenali. Namun, pada akhirnya Raja Mayadenawa berhasil ditangkap. Kawasan hutan yang dilalui Raja Mayadenawa sambil memiringkan telapak kakinya itulah yang dinamakan Tampaksiring. Istana Tampak Siring didirikan atas prakarsa Presiden Soekarno yang menginginkan tempat peristirahatan berhawa sejuk dan jauh dari keramaian kota.

5. Gedung Agung Yogyakarta

https://kanalwisata.com

Gedung Agung berlokasi di ujung selatan Jalan Malioboro. Gedung utama kompleks istana ini dibangun pada Mei 1824 dan diprakarsai oleh Anthony Hendriks Smissaerat, Residen Yogyakarta ke-18 yang menginginkan adanya “istana” untuk para residen Belanda. Pada 10 Juni 1867, bangunannya sempat roboh akibat gempa bumi. Pada 1869, bangunan baru selesai didirikan. Pada 6 Januari 1946, ibukota negara dipindahkan ke Yogyakarta. Gedung Agung pun berubah menjadi Istana Kepresidenan dan menjadi tempat tinggal Presiden Soekarno beserta keluarganya. Salah satu keunikan dari Gedung Agung Yogyakarta adalah di halaman istananya, Anda dapat melihat monumen batu andesit setinggi 3,5 meter bernama Dagoba. Dagoba ini berasal dari Desa Cupuluwatu dekat Candi Prambanan.
 
6. Istana Cipanas

http://www.teluklove.com

Istana Cipanas terletak di kaki Gunung Gede, Jawa Barat. Istana ini berdiri di areal seluas 26 hektar di mana hanya 7.760 m2 yang digunakan untuk bangunan sementara selebihnya dipenuhi dengan tanaman dan kebun tanaman hias yang asri, kebun sayur, dan hutan kecil. Bangunan induk istana awalnya adalah kepunyaan pribadi seorang tuan tanah Belanda yang dibangun tahun 1740. Sejak masa pemerintahan Gubernur Jenderal Gustaaf Willem Baron Van Imhoff, bangunan ini menjadi tempat peristirahatan Gubernur Jenderal Hindia Belanda. Di masa pendudukan Jepang, bangunan istana ini digunakan sebagai tempat persinggahan para pembesar Jepang.

Baca Juga: Tak Mahal, Ini Cara Agar Rumah Makin Cantik dengan Semen Putih


"Bagikan artikel ini dengan keluarga Anda"

Sosial Media

keluarga kokoh
23 November 2016 08:30

Juara 1 Lomba Foto Ekspresi

keluarga kokoh
23 November 2016 08:30

Pemenang Lomba Foto Ekspresi Wisata Ke Bali

23 November 2016 08:20

Pemenang Lomba Foto Ekspresi Wisata Ke Bali

23 November 2016 08:19

Pemenang Lomba Foto Ekspresi Wisata Ke Bali

23 November 2016 08:18

Pemenang Lomba Foto Ekspresi Wisata Ke Bali