31 Jul 2017 19:00

Sampah jadi Uang? Simak 7 Fakta Menarik Bank Sampah Malang!

keluarga kokoh

nu.or.id

SHARE:

Oleh: Rahmat Kurnianto 

Sampah memang salah satu masalah utama di kawasan perkotaan seperti Malang. 600 ton sampah harus ditampung Tempat Pembuangan Akhir Supit Urang. Namun, berbeda dengan kota lain, Kota Malang justru menggerakkan bank untuk mengatasi masalah ini. Bagaimana bisa sebuah bank menjadi solusi masalah sampah? Simak 7 faktanya berikut.

1. Bank sampah ini dirintis oleh kesadaran warga.

jurnalmalang.com

Merasa prihatin dengan kondisi pengelolaan sampah di kotanya, Rahmat Hidayat berinisiatif untuk mewujudkan tata kelola sampah yang menguntungkan. Sampah bukan lagi sebagai musuh, tapi sebagai sahabat.

2. Mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Malang.

jipp.jatimprov.go.id

Inisiatif Rahmat Hidayat mendapat perhatian dari pihak Pemerintah Kota Malang dan Tim Penggerak PKK. Kedua pihak ini mendukung inisiatif warganya yang ingin mempelajari pengolahan sampah secara tepat. Akhirnya, kerjasama warga dan pemerintah ini terwujud dalam bentuk Bank Sampah Malang.

3. Tahun awal yang penuh kesulitan.

banksampahmelatibersih.com

Bank Sampah Malang awalnya kesulitan menarik minat masyarakat. Pola pikir masyarakat masih mengaggap bahwa sampah adalah hal yang tidak berguna. Meskipun demikian, pihak yang terlibat tidak patah semangat. Salut!

Baca Juga: 5 Kota Terunik di Dunia, Salah Satunya ada di Indonesia Lho

4. Antusiasme meningkat ketika sampah berbuah Rupiah.

jurnalmalang.com

Tak kehabisan akal, BSM meluncurkan program unik seperti  menyetor sampah yang nantinya akan diganti dengan sejumlah nominal uang. Uang ini bisa ditabung atau ditukarkan dengan sembako. BSM juga melayani peminjaman uang yang nantinya akan dilunasi dengan sampah. Dari sini antusiasme warga mulai meningkat untuk berpartisipasi.

5. Omzet mencapai ratusan juta.

banksampahmelatibersih.com

Tercatat, unit pengelolaan dan penjualan Bank Sampah Malang mencapai 500 unit.  Tiap unit terdiri dari 20 orang. Total nasabah BSM mencapai 24 ribu orang. Bahkan, keuntungan dari omzet penjualan sampah, pernah mencapai Rp120 juta. Wah, luar biasa!

6. Membantu Kota Malang mendapat penghargaan Adipura Kencana tahun 2013.

jurnalmalang.com

Berkat kerjasama seluruh pihak, BSM berhasil membantu Kota Malang untuk meraih penghargaan Adipura Kencana tahun 2013. Selain itu, BSM juga menjadi percontohan nasional untuk manajemen lingkungan dan sampah yang baik.

7. Tantangan dari impor limbah sampah.

banksampahmelatibersih.com

Sampah plastik dan logam dari Singapura serta Jepang relatif lebih bersih. Pengusaha yang menggunakan material daur ulang dalam produksinya, cenderung memilih sampah dari kedua negara ini. Meskipun demikian, BSM yang per hari mampu mengolah sampah sebesar 4-5 ton tetap optimis untuk bersaing menjadi juara di negeri sendiri.

Sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab kota secara umum. Keluarga yang merupakan bagian dari masyarakat, wajib untuk turut berpartisipasi mengelola sampah.

Baca Juga: 6 Spot Foto Instagramable Kece di Yogyakarta, Anda Tertarik?


"Bagikan artikel ini dengan keluarga Anda"

Sosial Media

keluarga kokoh
23 November 2016 08:30

Juara 1 Lomba Foto Ekspresi

keluarga kokoh
23 November 2016 08:30

Pemenang Lomba Foto Ekspresi Wisata Ke Bali

23 November 2016 08:20

Pemenang Lomba Foto Ekspresi Wisata Ke Bali

23 November 2016 08:19

Pemenang Lomba Foto Ekspresi Wisata Ke Bali

23 November 2016 08:18

Pemenang Lomba Foto Ekspresi Wisata Ke Bali