14 Nov 2016 17:00

Terbukti! Inilah Alasannya Mengapa Diam Itu Sangat Bermanfaat untuk Otak

keluarga kokoh

splitshire.com

SHARE:

Oleh: Siantita Novaya

 

Di tengah hiruk-pikuk dunia yang semakin ramai ini, Anda mungkin akan semakin mencari tempat di mana Anda bisa menikmati kesunyian dan kesendirian tanpa adanya gangguan dari orang-orang sekitar. Sebenarnya ada alasan ilmiah di balik kesunyian.

 

Ternyata kesunyian dan memilih diam memiliki manfaat baik untuk otak lebih dari apa yang selama ini Anda pikir.

 

Sel-sel otak akan regenerasi lebih baik ketika sedang berada dalam kesunyian dan tak mendengarkan banyak suara dalam kapasitas besar.

pexels.com

Function menggunakan beberapa tipe suara dan kesunyian yang berbeda untuk mengetahui efek apa sajakah yang mempengaruhi tikus-tikus tersebut. Dan hasilnya, tikus-tikus yang "diberikan" momen kesunyian selama dua jam per hari bisa menghasilkan sel-sel baru di dalam hippocampus. Hippocampus adalah area dalam otak yang berhubungan dengan ingatan, emosi dan kemampuan belajar seseorang.

Pertumbuhan sel baru ini tak selalu berhubungan dengan manfaat kesehatan. Bagaimanapun, kesunyian ini benar-benar bisa menumbuhkan sel baru untuk otak Anda.

Otak sebenarnya akan lebih aktif untuk mengumpulkan informasi ketika keadaan sekitar dalam keadaan sunyi dan tak terdapat banyak suara.

pexels.com

Sebuah studi di tahun 2001 menyimpulkan bahwa "default mode" dari fungsi otak berfungsi maksimal dan mampu untuk mengumpulkan informasi ketika keadaan sekitar dalam keadaan tenang dan tak terganggu dengan huru-hara apapun.

Kemudian riset lanjutan di tahun 2013, Frontiers in Human Neuroscience yang ditulis Joseph Moran menyimpulkan bahwa default mode otak sebenarnya tergantung pada karakteristik dan kepribadian manusia. Jadi tak setiap orang bisa fokus pada kesunyian. Namun rata-rata orang baru bisa fokus jika keadaan sekitar tenang dan tak terlalu banyak gangguan. Ketika Anda bekerja dengan kesunyian dan atau lingkungan sekitar tak terlalu banyak mengganggu, otak akan memiliki banyak kebebasan untuk menemukan berbagai tempat di dalam diri Anda.

Seperti yang Herman Melville pernah tulis, “All profound things and emotions of things are preceded and attended by silence.”

Kesunyian akan membantu mengurangi stres dan tekanan yang Anda rasakan.

StockSnap.io

Seperti yang telah kita ketahui bahwa suara-suara dalam frekuensi tinggi dapat mempengaruhi hormon stres dalam diri. Gelombang suara yang tinggi bahkan bisa merusak gendang telinga. Jika Anda sering berada di tempat yang ramai atau dikelilingi oleh suara berfrekuensi tinggi, Anda lebih berpotensi untuk menghasilkan hormon stres lebih banyak daripada orang normal.

Namun tidak dengan apa yang kesunyian lakukan untuk otak. Ketika suara-suara tinggi bersifat mengganggu dan bisa menyebabkan stres, kesunyian ternyata lebih efektif untuk meregangkan otot daripada mendengarkan musik relaksasi sekalipun.

Dengan diam, kita akan lebih mampu untuk meningkatkan performa kerja.

amazonaws.com

Sudah menjadi hal yang umum bahwa terlalu banyak polusi suara dapat mempengaruhi kinerja kita. Bahkan bisa menurunkan motivasi dan meningkatkan kesalahan dalam pekerjaan yang kita lakukan. Fungsi kognitif yang jelas akan terganggu adalah, kemampuan membaca, mengingat dan pemecahan masalah.

Dalam kesunyian, otak akan lebih mampu untuk menurunkan sensor pertahanan mereka dan mengembalikan beberapa sel otak yang rusak selama kita bekerja dalam suara-suara dengan frekuensi tinggi.

 

Jadi, kesimpulannya, di dalam kesunyian Anda sebenarnya bisa menemukan potensi yang bisa dimanfaatkan. Mungkin ada beberapa orang yang hanya bisa fokus ketika mendengarkan musik, namun tetap saja ketika tidak diganggu siapa atau apapun, Anda akan selalu bisa fokus, benar bukan?


"Bagikan artikel ini dengan keluarga Anda"

Sosial Media

keluarga kokoh
23 November 2016 08:30

Juara 1 Lomba Foto Ekspresi

keluarga kokoh
23 November 2016 08:30

Pemenang Lomba Foto Ekspresi Wisata Ke Bali

23 November 2016 08:20

Pemenang Lomba Foto Ekspresi Wisata Ke Bali

23 November 2016 08:19

Pemenang Lomba Foto Ekspresi Wisata Ke Bali

23 November 2016 08:18

Pemenang Lomba Foto Ekspresi Wisata Ke Bali