18 Agu 2016 19:00

Dengan Bangga Kuperkenalkan Bahasaku, Bahasa Indonesia!

keluarga kokoh

Sumber Gambar: defence.pk

SHARE:

Tulisan Dari: Chindy Fransiska Br. Nainggolan

 

Di zaman yang serba modern ini, segala hal bisa diakses dengan begitu gampangnya.

 

Begitu juga dengan budaya asing. Tanpa diakses secara maya pun, tak sedikit budaya asing masuk ke negeri kita yang tercinta ini. Salah satu yang tak habis digandrungi dan dikejar oleh banyak orang adalah permasalahan dalam berbahasa.

 

Bahasa adalah alat komunikasi, baik secara individu maupun kelompok. Hal ini membuktikan kita memang tak bisa lepas dari bahasa. Kita tinggal di Indonesia, yang terdiri dari berbagai  macam suku, ras dan budaya. Banyak sekali bahasa daerah dari setiap suku. Sangat jarang dan langka seseorang dapat menguasai semua bahasa. Maka dari itu, kita membutuhkan satu bahasa yang dapat menjadi pemersatu, yaitu Bahasa Indonesia.

Sumber Gambar: satu-indonesia.com

Gempuran budaya asing semakin sering melekat di kehidupan kita.

 

Banyak anak-anak bahkan orang dewasa sekalipun lebih bangga menggunakan bahasa asing daripada Bahasa Indonesia.

Mereka sepenuhnya tak bisa disalahkan.

 

Mengapa?

 

Kita juga mengetahui bahwa bahasa asing seperti Bahasa Inggris, Jerman dan Mandarin memang telah menjadi bahasa internasional. Setiap orang tua berlomba - lomba mengarahkan anaknya untuk mengikuti kursus bahasa asing di luar jam sekolah. Sekali lagi, ini tak bisa sepenuhnya disalahkan. Akan tetapi, ada baiknya apabila orang tua mengajarkan pula kepada anak akan pentingnya pendidikan Bahasa Indonesia.

Sumber Gambar: barcalling.blogspot.com

Mengapa berfokus kepada orangtua?

 

Karena pendidikan berbahasa dimulai dari keluarga. Keluargalah yang awalnya mengajarkan kita untuk berbicara hingga bisa seperti saat ini.

Kita adalah warga Negara Indonesia dan sudah sepatutnya kita mencintai bahasa kita sendiri. Tunjukkanlah rasa nasionalisme diri, tak perlu berteriak “Aku cinta Indonesia” atau “Indonesia tanah airku” dan sebagainya.

 

Tak perlu bermuluk-muluk. Cukup dengan menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, merupakan salah satu contoh dari bentuk rasa nasionalisme yang besar.

Seluruh masyarakat Indonesia haruslah bangga akan adanya bahasa persatuan, di mana kita semua  pada akhirnya akan bersatu dalam semboyan negara kita, Bhineka Tunggal Ika.

Sumber Gambar: kemenkeu.go.id

Marilah kita menghargai setiap jasa para pahlawan, sehingga hari ini masih bisa merasakan hasil perjuangan mereka. Maka dari itu, seluruh masyarakat Indonesia harus mempersatukan diri dan mengobarkan setiap semangat dalam hati.

 

Kita ini layaknya sebuah keluarga. Keluarga kokoh yang berasal dari latar belakang berbeda yang akan tetap bersatu.

 

Kita kuat! Kita kokoh! Kokoh tak tertandingi!

Sumber Gambar: 2.bp.blogspot.com

Semoga pada akhirnya kita mampu menunjukkan Indonesia di mata dunia melalui Bahasa Indonesia.

Salam satu bahasa, bahasa persatuan, Bahasa Indonesia!

 


"Bagikan artikel ini dengan keluarga Anda"

Sosial Media

keluarga kokoh
23 November 2016 08:30

Juara 1 Lomba Foto Ekspresi

keluarga kokoh
23 November 2016 08:30

Pemenang Lomba Foto Ekspresi Wisata Ke Bali

23 November 2016 08:20

Pemenang Lomba Foto Ekspresi Wisata Ke Bali

23 November 2016 08:19

Pemenang Lomba Foto Ekspresi Wisata Ke Bali

23 November 2016 08:18

Pemenang Lomba Foto Ekspresi Wisata Ke Bali